Waktu dalam dimensi ini
Tak lagi sama.
Berlambat ia masuk
menerobos ruang.
yang tertahan oleh,
sepucuk surat yang di tinggalkan.
Berjalan jauh ia.
Tertembus di dalam pusaran awan.
yang di bayang bayang
godan.
Biarkan ini
terasa hening sebentar.
Agar malam-malam berlalu
dengan Mata yang
basah dengan kenangan.
hah!
dia lupa.
lupa
dan lupa!
Bahwa ia,
meninggalkan seribu harapan.
Pada Perempuan,
yang selalu merindukan-
@kangebem,2016
Diposting oleh
Kangebem

0 komentar:
Posting Komentar